Punya Pacar Gak Pasti Hepi, Gak Punya Gak Pasti Sedih

Seorang gadis datang kepada saya minta diterapi, katanya:

“Tolong saya, Pak (sambil menangis sesenggukan) saya ga akan bisa hidup bahagia tanpanya”

Jawab saya, “Ah bohong”

Eh? Si gadis ini bingung dan langsung berhenti terisak. Ekspresinya jadi lucu sekali saat terkejut :p

“Maaf, Pak. Maksudnya?” katanya.

“Apa betul kamu cuma bisa bahagia kalau ada pacar kamu?” saya balik tanya.

“Serius Pak! Saya gak bohong, saya cuma bisa hepi kalau ada dia” si gadis menjawab tegas dan pasang tampang sangat yakin (sudah gak nangis)

“Memang pacaran pertama kali umur berapa?”

“15 tahun”

“Jadi usia 14 tahun ke bawah kamu gak pernah hepi ya? Kan belum pernah pacaran?”

“…….” si gadis diam sejenak

“Ya pernah lah, Pak.”

“Jadi, kamu pernah dong bisa bahagia meski belum pacaran”

“Iya Pak”

“Terus, kenapa sekarang baru bisa bahagia kalau ada pacar ya? Kok jadi susah sih syarat bahagianya”

“…..” si gadis diam berpikir mendalam

“Iya juga ya, Pak. Baru sadar”🙂 kata si gadis akhirnya tersenyum.

Bahagia semestinya sederhana. Kitalah yang membuatnya sulit dengan banyak syarat dan cara.

Apakah syarat bahagia Anda sudah pernah Anda telaah dan periksa?

Rudi Muliyono
Certified Mindset Therapist

Post by : Weli (BBM)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s