Anda Tidak Perlu Menjadi Seorang Buddhis untuk Menghargai Logika & Keindahan

* Sang Buddha menjelaskan bagaimana untuk menangani Hinaan & mempertahankan Cinta Kasih…

Suatu hari Sang Buddha berjalan melintasi sebuah desa.
Seorang pemuda kasar yang sangat marah muncul & mulai menghinanya

** Anda tidak berhak mengajari orang lain…!!!
Anda sama bodohnya dengan orang lain. Anda bukanlah apa-apa, selain munafik…”

* Sang Buddha tidak marah dengan hinaan tersebut. Sebaliknya, Sang Buddha bertanya kepada si pemuda.
“Katakanlah padaku jika kamu membeli Hadiah untuk seseorang dan orang itu tidak mengambilnya, siapakah Pemilik Hadiah itu…???”

** Si Pemuda terkejut diberi pertanyaan yang aneh. Kemudian dia menjawab
“Hadiah itu akan menjadi milik saya, karena saya yang membeli Hadiah itu…”

* Sang Buddha tersenyum & berkata:
“Hal itu benar & sama saja dengan kemarahan. Jika kamu menjadi marah dengan-Ku & Aku tidak merasa terhina, maka kemarahan itu akan kembali padamu.
Anda kemudian menjadi satu-satu nya yang tidak bahagia, bukan Aku. Semua yang Anda lakukan akan menyakiti diri anda sendiri…”
Jika Anda ingin berhenti menyakiti diri sendiri maka Anda harus menyingkirkan kemarahan & ubahlah menjadi cinta kasih”

Pesan moral:
Ketika Anda membenci orang lain atau galau atas sesuatu hal, diri Andalah yang akan menjadi tidak bahagia. Tetapi ketika Anda mencintai orang lain & selalu berfikir positif atas semua hal, Anda & orang lain menjadi bahagia…

Sumber : Yanius (BBM)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s